04 Januari 2013

Wortel, Telur & Kopi

Seorang anak mengeluh
pada ayahnya mengenai
kehidupannya dan
menanyakan mengapa hidup
ini terasa begitu berat
baginya. Ia tidak tahu
bagaimana menghadapinya
dan hampir menyerah. Ia
sudah lelah untuk berjuang.
Sepertinya setiap kali satu
masalah selesai, timbul
masalah baru.

Ayahnya, seorang koki,
membawanya ke dapur. Ia
mengisi 3 panci dengan air
dan menaruhnya di atas api.
Setelah air di panci-panci
tersebut mendidih. Ia
menaruh wortel di dalam
panci pertama, telur di
panci kedua dan ia menaruh
kopi bubuk di panci
terakhir. Ia membiarkannya
mendidih tanpa berkata-
kata. Si anak membungkam
dan menunggu dengan tidak
sabar, memikirkan apa yang
sedang dikerjakan sang
ayah. Setelah 20 menit,
sang ayah mematikan api.
Ia menyisihkan wortel dan
menaruhnya di mangkuk,
mengangkat telur dan
meletakkannya di mangkuk
yang lain, dan menuangkan
kopi di mangkuk lainnya.
Lalu ia bertanya kepada
anaknya, “Apa yang kau
lihat, nak?” "Wortel, telur,
dan kopi” jawab si anak.
Ayahnya mengajaknya
mendekat dan memintanya
merasakan wortel itu. Ia
melakukannya dan
merasakan bahwa wortel itu
terasa lunak. Ayahnya lalu
memintanya mengambil
telur dan memecahkannya.
Setelah membuang kulitnya,
ia mendapati sebuah telur
rebus yang mengeras.
Terakhir, ayahnya
memintanya untuk mencicipi
kopi. Ia tersenyum ketika
mencicipi kopi dengan
aromanya yang khas.
Setelah itu, si anak
bertanya, “Apa arti semua
ini, Ayah?”
Ayahnya menerangkan
bahwa ketiganya telah
menghadapi ‘kesulitan’ yang
sama, melalui proses
perebusan, tetapi masing-
masing menunjukkan reaksi
yang berbeda.
Wortel sebelum direbus
kuat, keras dan sukar
dipatahkan. Tetapi setelah
direbus, wortel menjadi
lembut dan lunak. Telur
sebelumnya mudah pecah.
Cangkang tipisnya
melindungi isinya yang
berupa cairan. Tetapi
setelah direbus, isinya
menjadi keras. Bubuk kopi
mengalami perubahan yang
unik. Setelah berada di
dalam rebusan air, bubuk
kopi merubah air tersebut.
“Kamu termasuk yang
mana?,” tanya ayahnya.
“Ketika kesulitan
mendatangimu, bagaimana
kau menghadapinya?
Apakah kamu wortel, telur
atau kopi?” Bagaimana
dengan kamu? Apakah kamu
adalah wortel yang
kelihatannya keras, tapi
dengan adanya penderitaan
dan kesulitan, kamu
menyerah, menjadi lunak
dan kehilangan
kekuatanmu.”

“Apakah kamu adalah telur,
yang awalnya memiliki hati
lembut? Dengan jiwa yang
dinamis, namun setelah
adanya kematian, patah
hati, perceraian atau
pemecatan maka hatimu
menjadi keras dan kaku.
Dari luar kelihatan sama,
tetapi apakah kamu menjadi
pahit dan keras dengan jiwa
dan hati yang kaku?.”

“Ataukah kamu adalah
bubuk kopi? Bubuk kopi
merubah air panas, sesuatu
yang menimbulkan
kesakitan, untuk mencapai
rasanya yang maksimal pada
suhu 100 derajat Celcius.
Ketika air mencapai suhu
terpanas, kopi terasa
semakin nikmat.”
“Jika kamu seperti bubuk
kopi, ketika keadaan
menjadi semakin buruk,
kamu akan menjadi semakin
baik dan membuat keadaan
di sekitarmu juga membaik.”

“Ada raksasa dalam setiap
orang dan tidak ada
sesuatupun yang mampu
menahan raksasa itu
kecuali raksasa itu
menahan dirinya sendiri”

Sumber : http://ekojuli.wordpress.com/

Semangkuk Bakso

Dikisahkan, biasanya di hari
ulang tahun Putri, ibu pasti
sibuk di dapur memasak dan
menghidangkan makanan
kesukaannya. Tepat saat
yang ditunggu, betapa
kecewa hati si Putri, meja
makan kosong, tidak tampak
sedikit pun bayangan
makanan kesukaannya
tersedia di sana. Putri kesal,
marah, dan jengkel.
"Huh, ibu sudah tidak
sayang lagi padaku. Sudah
tidak ingat hari ulang tahun
anaknya sendiri, sungguh
keterlaluan," gerutunya
dalam hati. "Ini semua pasti
gara-gara adinda sakit
semalam sehingga ibu lupa
pada ulang tahun dan
makanan kesukaanku. Dasar
anak manja!"
Ditunggu sampai siang,
tampaknya orang serumah
tidak peduli lagi kepadanya.
Tidak ada yang memberi
selamat, ciuman, atau
mungkin memberi kado
untuknya.
Dengan perasaan marah dan
sedih, Putri pergi
meninggalkan rumah begitu
saja. Perut kosong dan
pikiran yang dipenuhi
kejengkelan membuatnya
berjalan sembarangan. Saat
melewati sebuah gerobak
penjual bakso dan mencium
aroma nikmat, tiba-tiba
Putri sadar, betapa lapar
perutnya! Dia menatap nanar
kepulan asap di atas
semangkuk bakso.
"Mau beli bakso, neng?
Duduk saja di dalam," sapa
si tukang bakso.
"Mau, bang. Tapi saya tidak
punya uang," jawabnya
tersipu malu.
"Bagaimana kalau hari ini
abang traktir kamu?
Duduklah, abang siapin mi
bakso yang super enak."
Putri pun segera duduk di
dalam.
Tiba-tiba, dia tidak kuasa
menahan air matanya, "Lho,
kenapa menangis, neng?"
tanya si abang.
"Saya jadi ingat ibu saya,
nang. Sebenarnya... hari ini
ulang tahun saya. Malah
abang, yang tidak saya
kenal, yang memberi saya
makan. Ibuku sendiri tidak
ingat hari ulang tahunku
apalagi memberi makanan
kesukaanku. Saya sedih dan
kecewa, bang."
"Neng cantik, abang yang
baru sekali aja memberi
makanan bisa bikin neng
terharu sampai nangis. Lha,
padahal ibu dan bapak neng,
yang ngasih makan tiap hari,
dari neng bayi sampai
segede ini, apa neng pernah
terharu begini? Jangan
ngeremehin orangtua sendiri
neng, ntar nyesel lho."
Putri seketika tersadar,
"Kenapa aku tidak pernah
berpikir seperti itu?"
Setelah menghabiskan
makanan dan berucap
banyak terima kasih, Putri
bergegas pergi. Setiba di
rumah, ibunya menyambut
dengan pelukan hangat,
wajah cemas sekaligus lega,
"Putri, dari mana kamu
seharian ini, ibu tidak tahu
harus mencari kamu ke
mana. Putri, selamat ulang
tahun ya. Ibu telah membuat
semua makanan kesukaan
Putri. Putri pasti lapar kan?
Ayo nikmati semua itu."
"Ibu, maafkan Putri, Bu,"
Putri pun menangis dan
menyesal di pelukan ibunya.
Dan yang membuat Putri
semakin menyesal, ternyata
di dalam rumah hadir pula
sahabat-sahabat baik dan
paman serta bibinya.
Ternyata ibu Putri
membuatkan pesta kejutan
untuk putri kesayangannya.

Saat kita mendapat
pertolongan atau menerima
pemberian sekecil apapun
dari orang lain, sering kali
kita begitu senang dan
selalu berterima kasih.
Sayangnya, kadang kasih
dan kepedulian tanpa syarat
yang diberikan oleh orang tua
dan saudara tidak tampak đί mata kita. Seolah мεηנαđί kewajiban orang tua untuk
selalu berada di posisi siap
membantu, kapan pun.
Bahkan, jika hal itu tidak
terpenuhi, segera kita
memvonis, yang tidak
sayanglah, yang tidak
mengerti anak sendirilah,
atau dilanda perasaan sedih,
marah, dan kecewa yang
hanya merugikan diri sendiri.
Maka untuk itu,
kita butuh untuk belajar
dan belajar mengendalikan
diri, agar kita mampu
hidup secara harmonis
dengan keluarga, orangtua,
saudara, dan dengan
masyarakat lainnya

Renungan
Jika semua yang kita
kehendaki terus kita
MILIKI, darimana kita
belajar IKHLAS
Jika semua yang kita
impikan segera
TERWUJUD, darimana kita
belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus
DIKABULKAN, bagaimana
kita dapat belajar
IKHTIAR.
Seorang yang dekat dengan
Tuhan, bukan berarti tidak
ada air mata
Seorang yang taat pada
Tuhan, bukan berarti tidak
ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa,
bukan berarti tidak ada
masa sulit
Biarlah Tuhan yang
berdaulat sepenuhnya atas
hidup kita, karena Dia tahu
yang tepat untuk
memberikan yang terbaik.
Ketika kerja kita tidak
dihargai, maka saat itu
kita sedang belajar
tentang KETULUSAN
Ketika usaha kita dinilai †iϑak penting, maka saat itu kita
sedang belajar
KEIKHLASAN
Ketika hati kita terluka
sangat dalam, maka saat itu
kita sedang belajar
tentang MEMAAFKAN
..

Sumber : đί ambil ðařį berbagai sumber cerita motivasi

TUJUan HIDUP

Kurang lebih dua tahun blogku kubiarkan tak terurus..karena kesibukan kerja,tempat kerja yg ʼnƍƍɑªĸ Da sinyalnya dan lain lain..
Selama Dua tahun banyak yg terjadi dalam kehidupanku,asin pahit& manisnya kehidupan sudah kurasakan.. Tp yg jelas đί dua tahun ini banyak hikmah yg bisa ku ambil..

Pertama :
Kita hanya bisa berusaha tapi TETAP TUHAN YANG MENENTENTUKAN
Sebaik apapun kita merencanakan sesuatu..terencana,terarah,terkonsep dengan matang,berusaha dgn sekuat tenaga & sebaik baiknya kalo TUHAN berkata TIDAK semua akan GAGAL, sebuah kegagalan adalah proses tuk pembelajaran,jika kita selalu berhasil, maka kita †iϑak akan menghargai sebuah Kesuksesan. Untuk bisa berlari,dimulai dari belajar merangkak,berjalan baru kemudian berlari begitupun dgn kehidupan kita.

Kedua
TUHAN memberi Чǝлƍ kita butuhkan bukan Чǝлƍ kita inginkan.

Ketiga
Hidup,Mati,Takdir,Jodoh&Rizki. ALLAH Чǝлƍ Mengatur

Ke Empat
Orang baik jodohnya juga orang baik, Tulang rusuk tidak akan ρεяηαн keliru, semua akan bertemu pada waktunya.

Lima
Tiap TUHAN mengambil sesuatu ðařį †ãňgªň kita,sebenarnya TUHAN tidak menghukum Kita..tapi.. TUHAN sudah Menyiapkan sesuatu Чǝлƍ lebih ίηđαн & lebih baik ðařį sebelumnya

Enam
Jáláń.. Hidup Чǝлƍ kita pilih & Apapun pilihan kita Jaήģan ρεяηαн sesali, Jalani semua dengan penuh rasa tanggung jawab, Karena tiap pilihan memiliki resiko & Keuntungan Чǝлƍ berbeda - beda, meski pilihan itu †idak sesuai dengan harapan.

Tuju
Pada Dasarnya semua manusia itu S̤άмά đί mata TUHAN hanya Iman kita yg membedakanya..
Harta,Tahta,kedudukan&jabatan S̤̈єMυά itu Amanah&titipan Чǝлƍ sewaktu waktu bisa đί ambil oleh TUHAN..Siapapun kita..Punya jabatan yg tinggi,gembel besar,kecil,kaya,miskin.. Apapun bentuk dan namanya itu adalah amanah, titipan & ujian..saat semua đί ambil, tak ăϑα apa apa Чǝлƍ bisa kita bawa dan banggakan..

Renungan :
Untuk mencapai tujuan adakalanya kita salah memilih.. Contoh :
saat kita menuju sebuah kota tujuan,katakan saja Banyuwangi menuju Kalimantan,đί perjalanan kita pasti bertemu dgn banyak orang&kota kota besar..Banyak jáláń.. Чǝлƍ bisa kita pilih & kita lewati ăϑα jáláń.. Lurus dan mulus,berkelok kelok, jalanan berlubang,N̈ɑ̣̇iк̣ & †̥υяμи̣ gunung dan sebagainya & tiap jáláń.. Yg kita pilih semua memiliki resiko masing masing, terkadang, diperjalanan kita tergoda dgn keindahan kota & orang2nya sehingga memutuskan untuk singgah..hingga ℓυρα kota tujuan & menganggap bahwa itu adalah tujuan kita, saat TUHAN mengambil pilihan kita, baru kita sadar bahwa itu bukanlah kota tujuan kita, untuk menyadari sebuah kesalahan †iϑak ăϑα κ̇α†α terlambat, selama nafas MαSiн berhembus, selama matahari MαSiн bersinar & selama ßμм̣i masih berputar Masih ăϑa kesempatan υп̥τυк kita memperbaiki diri..

Renungan :
Apa tujuan kita đί dunia ini..??
Bila kita ţãύ tujuan kita..
ﺍ ﻥ ﺷﺂ ﺀ ﺍﻟﻠﻪ
selalu ăϑα jáláń Terang..
آمِيّنْ آمِيّنْ آمِيّنْيَ رَبَّلْعَلَمِيّنْ

Semoga bermanfaat

Penulis : α̩̩̩̩̥я̩̥̊γ̥ G̲̣̣̣̥Ợ̥и̣̣̣̣̥ϑε̲̣̣̣̥Z̲̣̣̣̥

MELETAKAN MASALAH

Suatu hari seorang
professor memulai sebuah
kelas dengan mengangkat
gelas berisi air. Ia
mengangkat gelas tersebut
dan bertanya kepada
siswanya..
Berapa kira-kira berat gelas ini?”
Satu ons,Dua ons,Tiga
ons… terdengar jawaban
bersahutan dari siswa-
siswanya.
Saya tidak begitu pasti
sampai saya menimbangnya
kata professor
tapi pertanyaan saya adalah apa yang terjadi jika
saya mengangkatnya selama
semenit?
Tak kan terjadi apa-apa
kata siswa-siswa tersebut.
Baik, jika saya
mengangkatnya selama satu
jam?? tanya professor.
Tangan Anda akan terasa
pegal, jawab para siswa.
Kalau saya angkat selama
seharian penuh?”
Tangan Anda akan sakit,
bahkan mungkin bisa
terluka otot-ototnya dan
Anda harus dirawat di
rumah sakit tentunya,
jawab salah satu siswa dan
disambut tawa seluruh
siswa di kelas tersebut.
Tepat sekali, jawab
professor. Tapi apakah
kesakitan saya tersebut
disebabkan karena berat
gelas tersebut berubah?
lanjut professor.
Tidak, jawab siswa
serentak, itu karena otot-
otot Anda menerima
tegangan yang terlalu lama.
Profesor kembali bertanya,
Lalu apa yang harus saya
lakukan?
Seisi kelas terdiam. Tiba-
tiba salah seorang siswa
menjawab, Letakkan gelas
tersebut.
Excactly, tepat sekali!
jawab sang professor.
Problem dan masalah dalam
hidup dapat diibaratkan
mengangkat gelas ini.
Camkan kata-kata ini,
mengangkatnya lebih lama
akan membuatmu merasa
pegal. Mengangkat lebih
lama lagi dapat
membahayakanmu, bahkan
dapat membunuhmu.
Sangat penting berpikir
tentang tantangan-
tantangan dalam hidup, tapi
akan LEBIH PENTING
meletakkannya sejenak
setiap mengakhiri hari saat
kalian semua beranjak tidur
dan tidak membawanya
bersama tidurmu. Dengan
begitu kalian tidak akan
merasa tertekan, kalian
bangun di pagi hari dengan
rasa segar, kuat dan tegar
menghadapi setiap
tantangan dan masalah yang
datang.

Pelajaran untuk kita :
kegagalan bukanlah suatu
masalah yang besar.Kita
harus pernah merasakannya
untuk mengetahui apa arti
sebuah kesuksesan. Banyak
orang tidak siap dengan
sebuah situasi kegagalan.
Belajarlah dari kegagalan
meski itu terjadi berkali-
kali!..

Sumber : ebookmotivasi

03 Januari 2013

KASIH SAYANG ORANG TUA

Dahulu kala di suatu negeri
pernah ada tradisi
membuang orang yang sudah
tua ke hutan. Mereka yang
dibuang adalah orang tua
yang sudah tidak berdaya
sehingga terlihat
memberatkan kehidupan
anaka-anaknya.
Pada suatu hari ada seorang
pemuda yang berniat
membuang ibunya kehutan,
karena si Ibu telah lumpuh
dan agak pikun. Si pemuda
tampak bergegas menyusuri
hutan sambil menggendong
ibunya. Si Ibu yang
kelihatan tak berdaya
berusaha menggapai setiap
ranting pohon yang bisa
diraihnya lalu
mematahkannya dan
menaburkannya disepanjang
jalan yang mereka lalui.
Sesampai di dalam hutan
yang sangat lebat, si anak
menurunkan ibunya dan
mengucapkan kata
perpisahan pada ibunya
sambil berusaha menahan
sedih karena ternyata dia
tidak menyangka tega
melakukan perbuatan ini
terhadap ibunya.
Justru si Ibu yang tampak
tegar, dalam senyumnya dia
berkata “Anakku, Ibu
sangat menyayangimu.
Sejak kau kecil sampai
dewasa Ibu selalu
merawatmu dengan segenap
cintaku. Bahkan sampai hari
ini rasa sayangku tdk
berkurang sedikitpun. Tadi
Ibu sudah menandai
sepanjang jalan yang kita
lalui dengan ranting-ranting
kayu. Ibu takut kau
tersesat, ikutilah tanda itu
agar kau selamat sampai di
rumah. ”
Setelah mendengar kata-
kata tersebut, si anak
menangis dengan sangat
keras, kemudian langsung
memeluk ibunya dan kembali
menggendongnya untuk
membawa si Ibu pulang ke
rumah.
Pemuda tersebut akhirnya
merawat Ibunya dan sangat
mengasihinya sampai Ibunya
meninggal.

Pesan moral:
“Orang Tua” bukan barang
rongsokan yang bisa dibuang
atau diabaikan setelah
terlihat tidak berdaya.
Karena pada saat engkau
sukses atau saat engkau
dalam keadaan susah, hanya
“Orang Tua” yang mengerti
kita dan batinnya akan
menderita kalau kita susah.
“Orang Tua” kita tidak
pernah meninggalkan kita,
bagaimanapun keadaan kita,
walaupun kita pernah kurang
ajar kepada orang tua kita.
Namun “Orang Tua” kita
akan tetap mengasihi kita.
Mulai sekarang mari kita
lebih mengasihi “Orang Tua”
kita selagi mereka masih
hidup dan berikanlah doa
tulus untuk setiap
kebahagiaan mereka

Sumber : ebookmotivasi

KISAH SEBUAH CANGKIR

Sepasang kakek dan nenek
pergi belanja di sebuah
toko suvenir untuk mencari
hadiah buat cucu mereka.
Kemudian mata mereka
tertuju kepada sebuah
cangkir yang cantik.
Nenek : Lihat cangkir itu
Kakek : Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku
lihat.
Saat mereka mendekati
cangkir itu, tiba-tiba
cangkir yang dimaksud
berbicara
Terima kasih untuk
perhatiannya, perlu
diketahui bahwa aku
dulunya tidak cantik.
Sebelum menjadi cangkir
yang dikagumi, aku hanyalah
seonggok tanah liat yang
tidak berguna. Namun suatu
hari ada seorang pengrajin
dengan tangan kotor
melempar aku ke sebuah
roda berputar. Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop !Stop ! Aku berteriak,
Tetapi orang itu berkata
“Belum !” lalu ia mulai
menyodok dan meninjuku
berulang-ulang. Stop! Stop !
teriakku lagi. Tapi orang ini
masih saja meninjuku, tanpa
menghiraukan teriakanku.
Bahkan lebih buruk lagi ia
memasukkan aku ke dalam
perapian. Panas ! Panas !
Teriakku dengan keras.
Stop ! Cukup ! Teriakku lagi.
Tapi orang ini berkata
“belum !”
“Akhirnya ia mengangkat
aku dari perapian itu dan
membiarkan aku sampai
dingin. Aku pikir, selesailah
penderitaanku. Oh ternyata
belum. Setelah dingin aku
diberikan kepada seorang
wanita muda dan dan ia
mulai mewarnai aku.
Asapnya begitu memualkan.
Stop ! Stop ! Aku berteriak.
Wanita itu berkata
“belum !” Lalu ia
memberikan aku kepada
seorang pria dan ia
memasukkan aku lagi ke
perapian yang lebih panas
dari sebelumnya! Tolong !
Hentikan penyiksaan ini !
Sambil menangis aku
berteriak sekuat-kuatnya.
Tapi orang ini tidak peduli
dengan teriakanku.Ia terus
membakarku.
“Setelah puas “menyiksaku”
kini aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin,
seorang wanita cantik
mengangkatku dan
menempatkan aku dekat
kaca. Aku melihat diriku.
Aku terkejut sekali. Aku
hampir tidak percaya,
karena di hadapanku berdiri
sebuah cangkir yang begitu
cantik. Semua kesakitan
dan penderitaanku yang lalu
menjadi sirna tatkala
kulihat diriku.

Renungan :
Seperti inilah Tuhan
membentuk kita. Pada saat
Tuhan membentuk kita,
tidaklah menyenangkan,
sakit, penuh penderitaan,
dan banyak air mata. Tapi
inilah satu-satunya cara
Tuhan untuk mengubah
kita supaya menjadi cantik
dan memancarkan
kemuliaan-Nya.
Anggaplah sebagai suatu
kebahagiaan, apabila kita
jatuh ke dalam berbagai
pencobaan, sebab kita
tahu bahwa ujian itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh
buah yang matang supaya
Kita menjadi sempurna dan
utuh dan tak kekurangan
suatu apapun.”
Apabila kita sedang
menghadapi ujian hidup,
jangan kecil hati, karena
Dia sedang membentuk
Kita. Bentukan-bentukan
ini memang menyakitkan
tetapi setelah semua proses
itu selesai, kita akan
melihat betapa cantiknya
Tuhan membentuk kita.

Sumber : ebookmotivasi

ENAM PERTANYAAN RENUNGAN

Suatu hari Seorang Guru
berkumpul dengan murid-
muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam
pertanyaan..

Pertama...
Apa yang paling dekat
dengan diri kita di dunia
ini..?
Murid-muridnya ada yang
menjawab... orang tua,
guru, teman, dan
kerabatnya ..
Sang Guru menjelaskan
semua jawaban itu benar...
Tetapi yang paling dekat
dengan kita adalah
KEMATIAN...
Sebab kematian adalah
PASTI adanya....
Lalu Sang Guru meneruskan
pertanyaan yang ke..

dua...
Apa yang paling jauh dari
diri kita di dunia ini...?
Murid-muridnya ada yang
menjawab... negara Cina,
bulan, matahari, dan
bintang-bintang...
Lalu Sang Guru menjelaskan
bahwa semua jawaban yang
diberikan adalah benar...
Tapi yang paling benar
adalah MASA LALU...
Siapa pun kita... bagaimana
pun kita...dan betapa
kayanya kita... tetap kita
TIDAK bisa kembali ke
masa lalu...
Sebab itu kita harus
menjaga hari ini... dan hari-
hari yang akan datang..
Sang Guru meneruskan
dengan pertanyaan yang

ketiga...
Apa yang paling besar di
dunia ini...?
Murid-muridnya ada yang
menjawab gunung, bumi,
dan matahari...
Semua jawaban itu benar
kata Sang Guru ...
Tapi yang paling besar dari
yang ada di dunia ini adalah
NAFSU...
Banyak manusia menjadi
celaka karena
memperturutkan hawa
nafsunya...
Segala cara dihalalkan demi
mewujudkan impian nafsu
duniawi...
Karena itu, kita harus hati-
hati dengan hawa nafsu ini...
jangan sampai
nafsu membawa kita ke
neraka (atau kesengsaraan
dunia dan akhirat)...
Pertanyaan

keempat...
Apa yang paling berat di
dunia ini...? Di antara muridnya ada yang
menjawab... baja, besi,
dan gajah...
Semua jawaban hampir
benar..., kata Sang Guru ..
tapi yang paling berat
adalah MEMEGANG AMANAH...

Pertanyaan yang kelima
...
Apa yang paling
ringan di dunia ini...?
Ada yang menjawab kapas,
angin, debu, dan daun-
daunan...
Semua itu benar... kata
Sang Guru...
tapi yang paling ringan di
dunia ini adalah
MENINGGALKAN IBADAH...

pertanyaan keenam
Apakah yang paling tajam
di dunia ini...?
Murid-muridnya menjawab
dengan serentak...
PEDANG...hampir Benar... kata
Sang Guru
tapi yang paling tajam
adalah LIDAH...
Karena melalui lidah,
manusia dengan mudahnya
menyakiti hati... dan
melukai perasaan
orang lain...
Sudahkah kita menjadi insan
yang selalu ingat akan
KEMATIAN...
senantiasa belajar dari
MASA LALU...
dan tidak memperturutkan
NAFSU...
Sudahkah kita mampu
MENGEMBAN AMANAH
sekecil apapun...
dengan tidak
MENINGGALKAN
IBADAH....
serta senantiasa MENJAGA
LIDAH kita...

Sumber : ebookmotivasi

CINTA DAN WAKTU

Alkisah disuatu pulau kecil
tinggallah benda-benda
abstrak seperti cinta,
kesedihan, kekayaan,
kebahagiaan dan sebagainya.
Mereka hidup berdampingan
dengan baik.
Suatu ketika datang badai
menghempas pulau kecil itu
dan air laut tiba-tiba naik
dan akan segera
menenggelamkan pulau itu.
Semua penghuni pulau cepat-
cepat segera menyelamatkan
diri. Cinta sangat
kebingungan sebab ia tiodak
dapat berenang dan tidak
mempunyai perahu. Ia
berdiri di tepi pantai untuk
mencari pertolongan.
Sementara itu air semakin
naik dan mulai membasahi
kaki Cinta.
Tak lama kemudian Cinta
melihat kekayaan sedsng
mengayuh perahu.
“Kekayaan! Kekayaan! Tolong
aku!” teriak Cinta. “Aduh
maaf Cinta, perahuku telah
penuh dengan harta
bendaku. Aku tidak dapat
membawamu serta, nanti
perahu ini tenggelam.
Lagipula tak ada tempat lagi
bagimu diperahuku ini.”
Lalu Kekayaan cepat-cepat
mengayuh perahunya pergi.
Cinta sedih sekali namun
kemudian dilihatnya
kegembiraan lewat dengan
perahunya. “Kegembiraan,
tolong aku!”, teriak cinta.
Namun Kegembiraan terlalu
bergembira menemukan
perahu sehingga ia tidak
mendengar teriakan Cinta.
Air makin tinggi membasahi
sampai ke pinggang dan
cintapun mulai panik. Tak
lama kemudian lewatlah
Kecantikan.”Kecantikan ,
bawalah aku bersamamu”,
teriak Cinta. “Wah Cinta,
kamu basah dan kotor, aku
tak bisa membawamu ikut.
Nanti kamu mengotori
perahuku ini”, sahut
Kecantikan.
Cinta sedih sekali
mendengarnya. Ia mulai
menangis terisak-isak. Saat
itulah lewat Kesedihan. “Oh
Kesedihan bawalah aku
bersamamu”, kata Cinta.
“Maaf Cinta, aku sedang
sedih, dan aku ingin
sendirian saja…”, kata
Kesedihan sambil terus
mengayuh perahunya. Cinta
sudah mulai putus asa, ia
melihat air semakin naik dan
akan segera
menenggelamkannya. Pada
saat kritis itulah terdengar
suara, “ Cinta, mari segera
naik perahuku”. Cinta
menoleh ke suara itu dan
melihat seorang tua dengan
perahunya. Cepat-cepat ia
naik ke perahu itu tepat
sebelum air
menenggelamkannya.
Di pulau terdekat orang tua
itu menurunkan Cinta dan
segera pergi lagi. Pada saat
itulah Cinta baru sadar
bahwa ia sama sekali tidak
mengetahui siapa orang tua
yang telah
menyelamatkannya itu. Cinta
segera menanyakan orang
tua itu kapada penduduk tua
di pulau, siapa sebenarnya
orang tua itu. “Oh, orang tua
itu tadi?, dia adalah Waktu,”
kata orang-orang tersebut.
“Tapi kenapa ia
menyelamatkanku? Aku tak
mengenalnya. Bahkan teman-
teman yang mengenalkupun
enggan untuk menolongku”,
tanya Cinta heran. “Sebab
hanya waktulah yang tahu
berapa nilai sesungguhnya
dari cinta itu.

Sumber : ebookmotivasi

GARAM KEHIDUPAN

Suatu ketika, hiduplah
seorang tua yang bijak. Pada
suatu pagi, datanglah
seorang anak muda yang
sedang dirundung banyak
masalah. Langkahnya gontai
dan air muka yang ruwet.
Tamu itu, memang tampak
seperti orang yang tak
bahagia. Tanpa membuang
waktu, orang itu menceritakan semua
masalahnya. Pak Tua yang
bijak, hanya
mendengarkannya dengan
seksama. Ia lalu mengambil
segenggam garam, dan
meminta tamunya untuk
mengambil segelas air.
Ditaburkannya garam itu
kedalam gelas, lalu
diaduknya perlahan. "Coba,
minum ini, dan katakan
bagaimana rasanya..", ujar
Pak tua itu.
"Pahit. Pahit sekali", jawab
sang tamu, sambil meludah
kesamping.
Pak Tua itu, sedikit
tersenyum. Ia, lalu mengajak
tamunya ini, untuk berjalan
ke tepi telaga di dalam
hutan dekat tempat
tinggalnya. Kedua orang itu
berjalan berdampingan, dan
akhirnya sampailah mereka
ke tepi telaga yang tenang
itu. Pak Tua itu, lalu kembali
menaburkan segenggam
garam, ke dalam telaga itu.
Dengan sepotong kayu,
dibuatnya gelombang
mengaduk-aduk dan tercipta
riak air, mengusik
ketenangan telaga itu.
"Coba, ambil air dari telaga
ini, dan minumlah". Saat
tamu itu selesai mereguk air
itu, Pak Tua berkata lagi,
"Bagaimana rasanya?".
"Segar.", sahut tamunya.
"Apakah kamu merasakan
garam di dalam air itu?",
tanya Pak Tua lagi.
"Tidak", jawab si anak muda.
Dengan bijak, Pak Tua itu
menepuk-nepuk punggung si
anak muda. Ia lalu
mengajaknya duduk
berhadapan, bersimpuh di
samping telaga itu.
"Anak muda, dengarlah.
Pahitnya kehidupan, adalah
layaknya segenggam garam,
tak lebih dan tak kurang.
Jumlah dan rasa pahit itu
adalah sama, dan memang
akan tetap sama. Tapi,
kepahitan yang kita rasakan,
akan sangat tergantung dari
wadah yang kita miliki.
Kepahitan itu, akan
didasarkan dari perasaan
tempat kita meletakkan
segalanya. Itu semua akan
tergantung pada hati kita.
Jadi, saat merasakan
kepahitan dan kegagalan
dalam hidup, hanya ada satu
hal yang bisa di lakukan.
Lapangkanlah dadamu
menerima semuanya.
Luaskanlah hatimu untuk
menampung setiap kepahitan
itu."
Pak Tua itu lalu kembali
memberikan nasehat.
"Hatimu, adalah wadah itu.
Perasaanmu adalah tempat
itu. Kalbumu, adalah tempat
kamu menampung segalanya.
Jadi, jangan jadikan hatimu
itu seperti gelas, buatlah
laksana telaga yang mampu
meredam setiap kepahitan
itu dan merubahnya menjadi
kesegaran dan kebahagiaan."
Keduanya lalu beranjak
pulang. Mereka sama-sama
belajar hari itu. Dan Pak
Tua, si orang bijak itu,
kembali menyimpan
"segenggam garam", untuk
anak muda yang lain, yang
sering datang padanya
membawa keresahan jiwa.

MELIHAT DARI SISI KEBAIKAN


Ada seorang tukang
bangunan mendirikan sebuah
tembok. Sebulan kemudian,
berdirilah sebuah tembok
setinggi 4 meter di
hadapannya. Dia mengagumi
hasil karyanya tapi tiba-tiba
matanya tertuju pada 2 bata
yang telah keliru disusun,
jelek sekali. Sementara itu,
semennya sudah keras.
Si tukang jadi kesal. Sejak
saat itu, dia sangat benci
melihat tembok tersebut.
Dua batu bata yang
miring tersebut telah
mempengaruhi keseluruhan
tembok.
Suatu hari, ada yang
melewati tembok &
berkomentar : “Itu tembok
yang indah”. Si tukang
terkejut : “Pak, apakah
penglihatan anda
terganggu ? Tidakkah
melihat 2 batu bata jelek di
tembok itu ?”
Orang itu berkata : “Ya,
saya melihat 2 batu bata
jelek itu, namun juga melihat
998 batu bata yang bagus”.
Dalam kehidupan ini, kita
sering memutuskan suatu
masalah dengan hanya
memvonis kesalahan, tanpa
mengabaikan kebaikan-
kebaikan yang pernah ada.
Mata hanya terfokus pada
kekeliruan, teman yang telah
puluhan tahun jadi musuh
hanya perdebatan sehari,
kekasih yang sudah tahunan
berpisah hanya karena
bertengkar sehari.
Kita hanya melihat yang
jelek. Kenyataannya, jauh
lebih banyak yang bagus dan
belajarlah untuk Melihat
Kebaikan Orang
. Maafkanlah, meski kadang
tidak sepaham. Memberi
damai berarti juga
menimbulkan damai bagi diri
sendiri.
Semoga cerita
ini bisa menginspirasi
kita.

Sumber : www.artikel-motivasi.com

KISAH 4 LILIN


Suatu hari ada 4 lilin yang
menyala, Sedikit demi
sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi
sehingga terdengarlah
percakapan mereka
Yang pertama berkata: “Aku
adalah Damai.” “Namun
manusia tak mampu
menjagaku: maka lebih baik
aku mematikan diriku saja!”
Demikianlah sedikit demi
sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata: “Aku
adalah Iman.” “Sayang aku
tak berguna lagi.” “Manusia
tak mau mengenalku, untuk
itulah tak ada gunanya aku
tetap menyala.” Begitu
selesai bicara, tiupan angin
memadamkannya.
Dengan sedih giliran Lilin
ketiga bicara: “Aku adalah
Cinta.” “Tak mampu lagi aku
untuk tetap menyala.”
“Manusia tidak lagi
memandang dan
mengganggapku berguna.”
“Mereka saling membenci,
bahkan membenci mereka
yang mencintainya,
membenci keluarganya.”
Tanpa menunggu waktu lama,
maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk
ke dalam kamar, dan melihat
ketiga Lilin telah padam.
Karena takut akan kegelapan
itu, ia berkata: “Ekh apa
yang terjadi?? Kalian harus
tetap menyala, Aku takut
akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-
sedu.
Lalu dengan terharu Lilin
keempat berkata:
Jangan takut, Janganlah
menangis, selama aku masih
ada dan menyala, kita tetap
dapat selalu menyalakan
ketiga Lilin lainnya:
“Akulah HARAPAN.”
Dengan mata bersinar, sang
anak mengambil Lilin
Harapan, lalu menyalakan
kembali ketiga Lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati
hanyalah HARAPAN yang
ada dalam hati kita….dan
masing-masing kita semoga
dapat menjadi alat, seperti
sang anak tersebut, yang
dalam situasi apapun mampu
menghidupkan kembali Iman,
Damai, Cinta dengan
HARAPAN-nya! Semoga
cerita diatas dapat
menginspirasi kita semua.

đί ambil ðařį berbagai sumber

02 Januari 2013

MANUSIA BERUSAHA, TUHAN YANG TENTUKAN

Suatu hari, ada seorang
pelukis yg terkenal sedang
menyelesaikan lukisannya.
Lukisan ini adalah lukisan yg
sangat bagus & akan
diperlihatkan pada saat
pernikahan Putri raja..
Sang pelukis sangat senang
ketika menyelesaikan
lukisannya. Ia mengamat-
amati lukisannya dengan
penuh kekaguman. Terus ia
memandangi lukisannya dari
berbagai posisi.
Dengan berjalan mundur ia
masih mencermati hasil
lukisannya.
Dia terus berjalan mundur
tanpa menyadari bahwa di
belakangnya adalah ujung
dari gedung tsb yg tinggi &
tinggal satu langkah lagi dia
akan terjatuh dan dipastikan
dia akan mengakhiri
hidupnya.
Salah seorang melihat
pelukis tersebut dan hendak
berteriak untuk
memperingatkan pelukis tsb,
tapi tidak jadi karena dia
berpikir mungkin ketika
mendengar teriakannya,
pelukis itu akan kaget &
malah jatuh ke belakang..
Kemudian orang tersebut
mengambil kuas & cat yg ada
di depan lukisan, lalu
mencoret-coret lukisan
tersebut sampai rusak.
Pelukis tersebut sangatlah
marah & maju hendak
memukul orang tersebut, tapi
beberapa orang yang ada di
situ menghadang &
memperlihatkan posisi
pelukis tadi yg nyaris jatuh..
Sobat,
Kadang kita telah melukiskan
masa depan dan rencana kita
dengan sangat bagus &
memimpikan suatu hari yg
indah.
Tetapi lukisan itu
‘kelihatannya’ dirusak oleh
TUHAN, karena TUHAN
melihat bahaya yg ada pada
kita kalau kita melangkah..
Tak jarang kita menjadi
marah, jengkel dan kecewa
terhadap TUHAN..
Tapi perlu kita ketahui,
bahwa di balik semua yang
kita alami, Tuhan memiliki
rencana dan alasan.
Percayalah kepada TUHAN
dengan segenap hatimu, dan
janganlah bersandar kepada
pengertianmu sendiri…!
Biarkan DIA turut
menggoreskan kuas
rahmatNya di atas kanvas
kehidupan kita, sehingga
lukisan hidup ini menjadi
lebih indah...
Manusia berencana tp
Tuhanlah yg menentukan...
Rencana Tuhan slalu Indah
pd waktu-Nya jgn pernah
berhenti berharap pd-Nya

TOKO PENDAMPING HIDUP

Toko pendamping hidup
adalah toko dimana pria maupun wanita dapat memilih pasangan untuk dijadikan sebagai pendamping hidupnya. Toko tersebut
terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantainya terdapat kelompok calon pendamping hidup.
Diantara instruksi-instruksi
Чǝлƍ ada di pintu masuk tiap lantainya, terdapat instruksi Чǝлƍ menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk ke toko tersebut:
"Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI!"
Semakin tinggi lantainya,
semakin tinggi pula nilai pendamping hidup
tersebut. Kita dapat memilih
pendamping hidup di lantai
tertentu atau lebih memilih
ke lantai berikutnya, tapi
dengan syarat kita tidak bisa turun lα̣̣̥gι̥ ke lantai sebelumnya kecuali untuk
keluar dari toko.
Lalu seorang pria pun pergi
ke "TOKO PENDAMPING
HIDUP" tersebut untuk mencari istri.
Di setiap lantai terdapat
tulisan seperti berikut :

Lantai 1
"Wanita di lantai ini taat
pada Tuhan dan pandai memasak." Pria itu hanya tersenyum dan naik
ke lantai selanjutnya.

Lantai 2
"Wanita di lantai ini taat
pada Tuhan, pandai memasak dan lemah lembut."
Pria itu kembali tersenyum
lalu naik ke lantai selanjutnya.

Lantai 3
"Wanita di lantai ini taat
pada Tuhan, pandai memasak,lemah lembut dan cantik." "WOW!", ujar sang pria, ia мεηנαđί penasaran dengan lantai selanjutnya dan terus naik.

Lantai 4
"Wanita di lantai ini taat
pada Tuhan, pandai memasak,lemah lembut, cantik banget dan sayang
anak." "Ya ampun!" Dia berseru, "Aku hampir tak percaya!" karena
semakin penasaran, dengan
penuh semangat dia melanjutkan ke lantai
selanjutnya.

Lantai 5
"Wanita di lantai ini taat
pada Tuhan, pandai memasak, lemah lembut, cantik banget, sayang anak
dan sexy."
Dia tergoda untuk berhenti
tapi kemudian dia melangkah ke

lantai 6
dan menemukan tulisan...
Anda adalah pengunjung Чǝлƍ ke 7.777.888.999
Tidak ada wanita di lantai ini
Lantai ini hanya semata-mata
pembuktian untuk orang-
orang yang tidak pernah puas Terima kasih telah
berbelanja đί "TOKO PENDAMPING HIDUP"
Mohon hati-hati ketika
keluar dari sini

Pesan moral ini bukan hanya
untuk pria saja tetapi juga untuk wanita
Syukurilah atas pasangan
Чǝлƍ sudah Tuhan sediakan
untuk kita, Pasangan yang Tuhan berikan adalah yang terbaik untuk kita Cintai pasangan apa adanya
Dengan segala kelebihan dan
kekurangannya,Karena tidak ada satupun manusia
yang sempurna.

21 Oktober 2009

Tembok Yang Kokoh.

Sebuah tembok, terdiri dari dua hal, batu bata dan semen.
Tanpa keduanya, tidak ada benda yang bernama tembok. Besar
ataupun kecil. Batu bata yang tidak disemen, tidak akan bisa
menjadi tembok yang kokoh, dan apalah artinya tembok tanpa
kekokohan.

Hal yang sama juga terdapat dalam hidup kita. Hidup kita
terdiri atas waktu dan alasan untuk hidup. Adalah sia-sia
bila kita menyusun hidup kita jam demi jam, hari demi hari,
bulan demi bulan, dan tahun demi tahun, tanpa menyadari
alasan kita hidup. Sama seperti tembok yang terbuat oleh
batu bata yang tidak disemen. Mudah goyah.

Kokohkah hidup kita bagai tembok yang disemen? Hanya alasan
untuk hidup kita yang membedakan antara hidup yang kokoh dan
yang rontok oleh goncangan. Kita memang tidak pernah bisa
menghindari semua goncangan, namun kita selalu bisa menyusun
alasan untuk hidup yang kokoh.

Temukan alasan hidup anda hari ini, agar hidup anda bagai
tembok yang kokoh, sama seperti anda meletakkan semen di
antara batu-batu bata.


***************************************************************

Tahukah Anda.


"Quo Vadis?", film buatan tahun 1951 yang diangkat dari novel
karya Henryk Sienkiewicz memang sebuah film yang luar biasa.
Dalam pembuatan film ini, diperlukan 30.000 orang pemain
ekstra, dan masih ditambah dengan 63 ekor singa.

Ada keunikan dari film "Quo Vadis?" tersebut. Pada adegan
balap chariot, bila diperhatikan secara seksama, penonton
dapat melihat sebuah mobil sport merah melintas di kejauhan.

Saat diputar di bioskop, banyak orang menonton kembali film
ini hanya untuk melihat mobil sport itu nyelonong dalam
adegan yang menggambarkan kejadian 19 abad yang lampau.


***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.


Kebahagiaan anda tumbuh berkembang manakala anda membantu
orang lain. Namun, bilamana anda tidak mencoba membantu
sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan
itu bagaikan sebuah tanaman; harus disirami setiap hari
dengan sikap dan tindakan memberi. (J. Donald Walters)

***************************************************************

16 Oktober 2009

Saat Yang Paling Sempurna.

Mungkin ada sesuatu yang selalu anda ingin kerjakan. Sebuah
hasrat untuk mengerjakan sesuatu yang anda cita-citakan.
Mengapa anda tidak coba mengerjakannya hari ini? Hari ini
adalah saat paling sempurna untuk memulainya. Dari semua
hari yang tersedia, tidak ada yang lebih tepat daripada
hari ini.

Anda menginginkan kesempurnaan? Berangkatlah dari yang
tidak sempurna terlebih dahulu. Perbaiki satu bagian demi
satu bagian, maka apa yang anda inginkan akan terwujud di
depan mata. Tidak ada karya besar yang muncul dengan sekali
duduk.

Mengambil langkah pertama tidaklah sulit. Semuanya ada di
dalam jangkauan anda, termasuk hari ini. Jadi tunggu apa
lagi, yang terpenting adalah anda memulainya sekarang,
karena anda adalah pemilik hari ini.

Mengapa tidak besok? Karena hari esok belum tentu ada.


***************************************************************

Tahukah Anda.


Tambang garam Wieliczka, yang terletak di Krakov, Polandia,
memiliki jalur-jalur bawah tanah hingga sepanjang 200 km,
yang menghubungkan lebih dari 2000 ruangan. Istimewanya,
seluruhnya terbuat dari garam.

Selain berisi ruangan-ruangan, di dalam tambang terdapat
pula sebuah kapel yang bernama Kapel "Kinga yang diberkati".
Kapel ini memiliki ruang sepanjang 50 meter dengan lebar
15 meter, dan tinggi 12 meter. Istimewanya lagi, kapel ini
terletak 100 meter di bawah tanah.

Tambang garam ini, yang telah menjadi sumber garam sejak
akhir abad ke 13, juga memiliki ukiran-ukiran, altar, dan
beberapa puluh patung-patung yang semuanya dibuat dari garam.
Selain kapel, bangunan lain yang terdapat dalam tambang ini
adalah sebuah museum dan sebuah sanatorium untuk merawat
pasien gangguan pernapasan.


***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.


Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang
orang bodoh akan mengerjakannya tiga hari kemudian.
(Abdullah Ibnu Mubarak)

***************************************************************

13 Oktober 2009

Sekali Lagi, Bersyukurlah.

Coba anda sisihkan waktu sejenak untuk bersyukur atas hal-hal
baik dalam hidup anda. Renungkan tentang apa yang telah anda
capai, orang-orang yang memperhatikan anda, pengalaman yang
telah anda dapatkan, keahlian dan minat yang anda miliki, apa
yang anda percayai, dan hal-hal terindah dalam hidup anda.

Hal-hal yang anda hargai, pelihara, dan jaga, akan terus
meningkat dalam hidup anda. Kelimpahan dimulai dengan rasa
syukur. Dengan rasa syukur yang tulus, anda menghargai apa
yang telah anda miliki, yang selanjutnya akan mendorong anda
secara mental, spiritual, dan fisik, untuk mencapai apa saja
yang menjadi tujuan anda.

Bagaimana mungkin anda mendapatkan hal-hal yang lebih besar,
bila anda tidak bersyukur atas apa yang telah anda miliki
saat ini? Toh semuanya, hanya bisa dimulai dengan apa yang
anda telah miliki tersebut.

Anda tahu, bahwa anda dapat mencapai tujuan, karena anda
pernah merintis hal seperti itu. Pengalaman adalah milik
anda yang patut disyukuri. Siapa bilang tidak ada hal yang
bisa disyukuri?

Segalanya dalam jangkauan anda saat anda bersyukur akan apa
yang telah anda dapatkan.


***************************************************************

Tahukah Anda.


Pagi hari pada tanggal 29 Maret 1948 merupakan hari istimewa.
Para turis yang mengunjungi air terjun Niagara di perbatasan
Amerika-Kanada terheran-heran saat air terjun itu berhenti
mengalir. Mereka menyaksikan air terjun itu mengering, cuma
menyisakan bebatuan dengan beberapa genangan air di dasar
aliran sungai. Apa yang membuat Niagara mengering?

Angin kencang dan bongkahan besar es rupanya telah memblokir
aliran Danai Erie yang menjadi sumber air terjun Niagara,
sehingga air terjun tersebut menjadi "lenyap".

Kira-kira tiga puluh jam setelah Niagara berhenti mengalir,
bongkahan es tadi pecah, dan selanjutnya aliran kencang air
kembali mengalir, dan air terjun Niagara kembali menggemuruh,
hingga saat ini.


***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.


Meski anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati anda,
tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikirkan cinta, meski
tak mengucapkannya, maka duniapun akan terasa lebih terang.
(Ella Wheeler Wilcox)

***************************************************************

Sekali Lagi, Bersyukurlah.

Coba anda sisihkan waktu sejenak untuk bersyukur atas hal-hal
baik dalam hidup anda. Renungkan tentang apa yang telah anda
capai, orang-orang yang memperhatikan anda, pengalaman yang
telah anda dapatkan, keahlian dan minat yang anda miliki, apa
yang anda percayai, dan hal-hal terindah dalam hidup anda.

Hal-hal yang anda hargai, pelihara, dan jaga, akan terus
meningkat dalam hidup anda. Kelimpahan dimulai dengan rasa
syukur. Dengan rasa syukur yang tulus, anda menghargai apa
yang telah anda miliki, yang selanjutnya akan mendorong anda
secara mental, spiritual, dan fisik, untuk mencapai apa saja
yang menjadi tujuan anda.

Bagaimana mungkin anda mendapatkan hal-hal yang lebih besar,
bila anda tidak bersyukur atas apa yang telah anda miliki
saat ini? Toh semuanya, hanya bisa dimulai dengan apa yang
anda telah miliki tersebut.

Anda tahu, bahwa anda dapat mencapai tujuan, karena anda
pernah merintis hal seperti itu. Pengalaman adalah milik
anda yang patut disyukuri. Siapa bilang tidak ada hal yang
bisa disyukuri?

Segalanya dalam jangkauan anda saat anda bersyukur akan apa
yang telah anda dapatkan.


***************************************************************

Tahukah Anda.


Pagi hari pada tanggal 29 Maret 1948 merupakan hari istimewa.
Para turis yang mengunjungi air terjun Niagara di perbatasan
Amerika-Kanada terheran-heran saat air terjun itu berhenti
mengalir. Mereka menyaksikan air terjun itu mengering, cuma
menyisakan bebatuan dengan beberapa genangan air di dasar
aliran sungai. Apa yang membuat Niagara mengering?

Angin kencang dan bongkahan besar es rupanya telah memblokir
aliran Danai Erie yang menjadi sumber air terjun Niagara,
sehingga air terjun tersebut menjadi "lenyap".

Kira-kira tiga puluh jam setelah Niagara berhenti mengalir,
bongkahan es tadi pecah, dan selanjutnya aliran kencang air
kembali mengalir, dan air terjun Niagara kembali menggemuruh,
hingga saat ini.


***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.


Meski anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati anda,
tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikirkan cinta, meski
tak mengucapkannya, maka duniapun akan terasa lebih terang.
(Ella Wheeler Wilcox)

***************************************************************

07 Oktober 2009

Pikiran Yang Hening.

Pejamkan mata anda. Amati apa yang terlintas dalam benak
anda. Barangkali anda melihat berkelebat-kelebat bayangan.
Mungkin anda menemukan kesenangan, ketakutan atau keinginan
anda. Mungkin juga anda mendapati imajinasi, perasaan dan
emosi anda.

Itu semua adalah bentuk-bentuk pikiran anda. Ia melompat-
lompat kesana-kemari. . Namun anda bisa mengamatinya
dan sedikit demi sedikit menenangkannya. Hingga Kemudian mengendalikannya

Hampir setiap sudut hidup kita berkenaan dengan pikiran
kita. Pikiran menguasai banyak tindakan dan sikap. Namun,
pikiran, , sangat mudah berkeliaran. Jangan biarkan pikiran liar menguasai diri anda.
Berkonsentrasilah untuk memusatkan pikiran, dan menenangkan
pikiran.

Dalam keheningan pikiran, anda tidak hanya menemukan fenomena
yang luar biasa. Justru, keheningan pikiran adalah fenomena
luar biasa itu.


***************************************************************

Tahukah Anda.


Pernahkah kita perhatikan mengapa pada pertandingan tennis
atau badminton internasional angka nol selalu disebut dengan
"love"?

Penggunaan "love" untuk menunjuk angka nol, ternyata berasal
dari waktu lampau saat olah raga tennis berkembang di negara
Perancis. Bagi para penonton Perancis, angka 0 terlihat
seperti telur, sehingga mereka menyebutnya dengan "l'oeuf"
untuk menunjukkan nol.

Saat permainan tennis ini menyeberang lautan menuju Inggris,
istilah "l'oeuf" ini juga ikut terbawa, tapi orang Inggris
menyebutnya dengan ejaan "love". Itulah asal usul olah raga
seperti tennis dan badminton menggunakan sebutan "love" untuk
menyebut nol.


***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.


Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya
dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling
dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang
lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha
memahami posisi mereka. (Brian Tracy)

***************************************************************

07 September 2009

Saling Mencintai.

Di jagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah.
Itulah Bumi, tempat kita semua berpijak dan bernaung. Tangan-
tangan Sang Maha Pencipta telah membentuk planet ini begitu
cantik; tertimbang seimbang di gugusan bintang-bintang; dan
terukur tepat di gerak derap sang waktu. Kehidupan tumbuh dan
gugur silih berganti semenjak lima puluh milyar tahun kelahiran
matahari; sebuah evolusi yang panjang, rapi dan berhati-hati.

Planet elok dan jagat raya yang agung; semua itu hanya demi
kehidupan manusia, maha karya yang menyimpan cahaya-Nya, yang
diturunkan dua juta tahun lalu di Bumi ini. Sedangkan kini
matahari masih menyisakan lima milyar tahun ke depan sebelum
mendidihkan air di penjuru galaksi. Perjalanan manakah yang
kau kan tempuh, wahai manusia?

Kita dapat melakukan perjalanan akbar ke angkasa menembus
gelapnya alam raya; menyentuh tepiannya yang tak terbatas.
Atau, perjalanan agung kedalam diri sendiri menerobos kelamnya
sang Aku; menyentuh cahaya gemilang yang ditiupkan Sang Maha
Pencipta.

Perjalanan manapun yang kita pilih, kita semestinya disadarkan
bahwa tiada segala sesuatu ini tercipta tanpa rahmat dan cinta
kasih yang melimpah-ruah. Karena itu, sesama kaki yang berpijak
di bumi, sesama kepala yang menjulang ke langit, tiada benang
pengikat yang pantas ditambatkan selain hidup saling memberi,
saling menerima, dan saling mencintai.


***************************************************************

Tahukah Anda.


Gerakan kebiasaan mengunyah sebanyak 32 kali dimulai oleh
seseorang yang bernama Horace Fletcher (1849-1919), yang
menyusun motto : "Nature will castigate those who don't
masticate", yang mempunyai arti "Alam akan menghukum siapa
saja yang tidak cukup mengunyah".

Para pendukung aliran ini kerap disebut "Fletcherisme".
Alasan para pendukung Fletcherisme untuk mengunyah
sebanyak 32 kali sebenarnya cuma karena manusia memiliki
gigi sebanyak 32 buah.

Namun, para ahli di masa kini telah sepakat bahwa mengunyah
sebanyak 32 kali tidak membawa manfaat apa-apa secara medis.


***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.


Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan
lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus
melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri
mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka
bisa jadi. (Abraham Maslow)

***************************************************************

05 September 2009

Hidup Itu Indah.

Dalam menghadapi kehidupan ini, kita sering merasa hidup
begitu menekan dan sulit. Berbagai pekerjaan membuat kita
melewati hari demi hari dalam stres yang tak berkeputusan.
Berbagai masalah membuat kita tak mampu lagi melihat hal-hal
yang indah dan menarik dalam hidup. Bahkan kadangkala ada
juga orang yang begitu putus asa sehingga mencoba mengakhiri
hidupnya sendiri. Kalaupun tidak seekstrim itu, banyak orang
menjadi seperti robot. Melewati hari demi hari dalam rutinitas.
Tanpa gairah, tanpa semangat, tanpa harapan.

Dengan memiliki harapan manusia mempunyai alasan untuk tetap
melanjutkan hidupnya. Harapan membuat manusia tidak pernah
berhenti berjuang. Harapan membuat manusia merancangkan
langkah-langkah yang tepat bagi kelangsungan hidupnya. Ini
membuktikan bahwa hidup manusia itu berharga karena didalamnya
terkandung nilai-nilai yang diperjuangkan untuk membuat manusia
tetap hidup.

Hidup sangat berharga. Bahwa kita yang hidup tahu bahwa kita
akan mati sementara orang mati tidak dapat berbuat apa-apa.
Ini menunjukkan bahwa hidup menjadi berharga karena kita
melakukan sesuatu; berbuat sesuatu seperti untuk menikmati
segala hal dalam hidup ini dengan sukacita dan kita juga
senantiasa hidup dalam kebenaran dan keadilan, dengan tetap
menjaga hidup kerohanian kita.

Semua hal ini memberi penjelasan kepada kita, bahwa keindahan
hidup tidak diukur dari panjang pendeknya umur, tidak juga
diukur dari kaya miskinnya orang, tetapi dari bagaimana ia
mengisi hidupnya.

Hidup menjadi berarti jika kita mengisinya dengan kerja
dan usaha tentang hal hal yang baik. Yang paling penting
dari semua itu adalah meskipun hidup ini siasia, tetapi
hidup ini adalah pemberian Tuhan. Maka selama kita hidup
nikmatilah hidup kita dengan kerja, sukacita dan harapan.
Hanya dengan demikian kita dapat menemukan keindahan hidup,
pendek atau panjang umur kita. Kita dapat menikmati keindahan
hidup, kaya atau miskin keadaan kita. Karena hidup adalah
Anugerah.

Dengan memiliki harapan manusia mempunyai alasan untuk tetap
melanjutkan hidupnya. Harapan membuat manusia tidak pernah
berhenti berjuang. Harapan membuat manusia merancangkan
langkah-langkah yang tepat bagi kelangsungan hidupnya.
Ini membuktikan bahwa hidup manusia itu berharga karena di
dalamnya terkandung nilai-nilai yang diperjuangkan untuk
membuat manusia tetap hidup.


***************************************************************

Tahukah Anda.


Kisah bahtera nabi Nuh yang dikenal dalam agama Kristen,
Islam dan Yahudi, ternyata memiliki versi lain. Orang-orang
Sumeria yang hidup di Irak di masa kuno, mengenal cerita
yang disebut Kisah Gilgamesh.

Nuh dalam versi mereka bernama "Utnaphishtim", yang juga
mendapat perintah secara supernatural untuk membangun bahtera
agar dapat menyelamatkan diri dari banjir raksasa.

Dalam cerita versi Sumeria ini juga terdapat hal yang sama
dengan Nuh. "Utnaphishtim" melepas burung untuk mengetahui
apakah banjir telah surut atau belum, persis seperti yang
dilakukan oleh nabi Nuh.


***************************************************************

Kata Bijak Hari Ini.


Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya
terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada
kesulitan dalam setiap kesempatan; dan selalu ada kesempatan
dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)

***************************************************************

Template by : kendhin x-template.blogspot.com